Tips Center

Alat Pelindung Diri untuk Menunjang K3

Alat Pelindung Diri untuk Menunjang K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)

 

Begitu banyak proyek yang berjalan di setiap tempat. Dari proyek gedung tinggi, pembangunan jalan, proyek pertambangan, ataupun proyek pembangunan rumah. Dalam pelaksanaannya, penting bagi kita untuk memperhatikan keselamatan diri dan juga orang disekitar. Penggunaan alat berat, perlengkapan berbahan dasar besi atau benda yang runcing, penggunaan alat yang dapat mengeluarkan api seperti mesin las, adalah hal-hal yang perlu diperhatikan keamanannya.

Maka dalam prakteknya, ada yang disebut dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau sering disingkat K3. Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah bidang yang terkait dengan kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan manusia yang bekerja di sebuah institusi maupun lokasi proyek. Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja.

Dalam bidang K3, akan ditemui banyak peralatan untuk menunjang praktek tersebut. Peralatan tersebut dikenal sebagai Alat Pelindung Diri (APD) atau dalam istilah bahasa Inggris disebut Personal Protective Equipments (PPE). Maka Daruma akan menjelaskan beberapa peralatan yang digunakan sebagai Alat Perlindungan Diri yang berstandar nasional :



1. Helm Pengaman (Safety Helmet)

Sebagai APD yang paling terkenal dan harus digunakan jika berada di area proyek, helm pengaman adalah perlindungan utama karena melindungi bagian kepala. Alat ini berfungsi untuk melindungi kepala dari benda yang berpotensi mencederai kepala, seperti perkakas tangan yang terjatuh, paku, benturan kayu/besi, dll.



2. Sepatu Pelindung (Safety Shoes)

 

Banyak yang mengira sepatu safety hanyalah sekedar sepatu boots tebal, ternyata lebih dari itu, sepatu safety mempunyai lapisan logam di bagian depan dan beberapa sisi dari sepatu tersebut. Hal ini untuk melindungi kaki dari tertimpa benda-benda berat, atau menginjak paku yang bertebaran di proyek, dan terbenturnya kaki dengan benda-benda keras.



 3. Sarung Tangan (Safety Gloves)

 

Untuk produk yang satu ini memang akan selalu digunakan untuk melindungi tangan dari suatu kondisi tertentu. Dalam kebutuhan industrial, sarung tangan akan melindungi anda dari kontak langsung dengan bahan yang beracun, panas atau berapi, saat kegiatan memotong, dll. Untuk kebutuhan industrial, sarung tangan terbuat dari berbagai macam bahan seperti karet, pvc, dan kain, sesuai kebutuhan dalam pekerjaan.



 4. Kaca mata Pengaman (Safety Google)

 

Umumnya, kaca mata pengaman akan melidungi mata kita dari kegiatan yang berhubungan dengan api seperti kegiatan las (welding). Namun penggunaan alat ini juga untuk mencegah  cedera dari arah depan dan berbagai jurusan. Indikasi pemakaian lain biasanya untuk scaling, grinding, pekerjaan kayu, operasi mesin, dan lain-lain.



 5. Penutup Telinga (Ear Plug / Ear Muff)

 

Berfungsi sebagai pelindung telinga pada saat bekerja di tempat yang bising. atau intensitas suara tinggi seperti suara yang ditimbulkan oleh mesin dan lain-lain.



 6. Tali Pengaman (Safety Harness)

Alat pengaman ini digunakan untuk bekerja di ketinggian seperti pengecatan, perawatan, perbaikan gedung atau bangunan tinggi. Jika melakukan kegiatan di atas ketinggian 1,8 meter, para pekerja wajib menggunakan tali pengaman untuk mencegah kejadian seperti jatuh atau tergelincir.



 7. Masker (Respirator)

Berfungsi sebagai penyaring udara yang dihirup saat bekerja di tempat dengan kualitas udara buruk (berdebu, gas beracun, asap pembuangan mesin)



 8. Rompi Pengaman (Safety vest)

Pengertian dari safety vest atau rompi keselamatan adalah rompi yang di beberapa sisinya dirancang khusus dengan dilengkapi dengan reflektor atau pemantul cahaya. Rompi ini diperuntukkan bagi pekerja yang mana lokasi kerjanya berdekatan dengan aktifitas lalu lalang kendaraan dan alat berat serta sangat dianjurkan bagi pekerja di area bongkar muat dengan peralatan crane .

 

 

 Oleh : Lucassen Salim